
KARAWANG Wartacana.com— Menjalani perkuliahan sekaligus bekerja menjadi pilihan Ajeng Galuh Kusuma atau Jeje mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA), untuk belajar mandiri sekaligus membantu membiayai pendidikannya.Di tengah kesibukan kuliah, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan berbagai kegiatan ospek maupun perkuliahan mahasiswa, Jeje tetap bekerja secara paruh waktu dengan membagi waktunya agar pendidikan dan cita-citanya tetap berjalan.
Sebagai pelajar baru, Jeje memiliki aktivitas yang cukup padat. Selain mengikuti rangkaian ospek, perkuliahan dan mengerjakan tugas, ia aktif di UKM Paguyuban Rakyat Seni UNSIKA (PARASIKA) karena memiliki ketertarikan terhadap seni dan merupakan seorang penari. Kesebukan tersebut kemudian harus dibagi dengan pekerjaan di sebuah kafe.
Kondisi itu membuat Jeje harus memiliki pengaturan waktu yang terstruktur. Ia memanfaatkan waktu pagi hingga siang untuk menyelesaikan kebutuhan perkuliahan sebelum kemudian bersiap bekerja.
Kenalin siapa namanya dan apa kesibukannya?
Kenalin nama aku Ajeng Galuh Kusuma dan biasanya dipanggil Jeje. Nah, sekarang aku kuliah di Universitas Singaperbangsa Karawang Jurusan Ilmu Komunikasi.
Nah, kesibukan aku hari ini, aku lagi pulang kuliah dan mungkin ngerjain tugas ya.
Selain mengerjakan tugas, Jeje biasanya, ada gak organisasi ikut kayak UKM dll?
Oke, jadi aku tuh di UNSIKA aku ngambil UKM Paguyuban Rakyat Seni Unsika (PARASIKA), karena aku suka seni dan aku juga seorang penari, jadi aku ngikutin UKM Parasika.
Terus kebetulan angkatan berapa ya?
Aku di sini angkatan 26.
Masih sangat berarti ya, berarti lagi sibuk-sibuknya ngerjain tugas, masih PKKMB juga mau LDKM baru juga. Terus sama Parasika. Terus kebetulan, di sini kan untuk sesuai dengan tema kita terkait bekerja sambil kuliah, tapi Jeje kan kamu ini juga bekerja sambil kuliah ya, itu tuh waktunya (kerja) kapan?
Oke, aku itu kuliah dan kerja itu aku bagi waktu. Dari Senin sampai Jumat aku kuliah dan di hari kerja Jumat sabtu minggu itu aku kerja.
Jadi kamu kerja di weekday aja?. Tapi bagaimana cara kamu membuat waktu antara kerja dan kuliah? Dan kamu kerja di jam berapa?
Aku bekerja di jam dua. Aku ini di hari kerja ini aku di shift. Jadi aku bisa ngerjain tugas atau PR dulu dari misalkan dari pagi sampai jam 12 nih. Nah, di jam 1 ini aku persiapkan nih buat kerja ke kafe. Nah, jam 2 aku baru kerja tuh sampai malam. Kalau misalkan mungkin ada tugas yang mepet, aku bisa kerjain pas lagi break di kafe gitu.
Tapi kalau misalkan mulai (kerja) di jam 2, kalau misalkan ada matkul di sore?
aku bisa izin dulu, karena bos aku baik banget. Jadi dia tuh masih mempentingkan akademik aku.
Memang kenapa sih kok kamu mau bekerja sambil kuliah?
jadi yang pertama itu pastinya aku mau belajar mandiri. Yang kedua itu, funfact aku kuliah ini aku bayar sendiri ya kak Alisa. Karena mungkin karena faktor ekonomi keluarga aku ya tidak mungkin kan aku untuk kuliah. Jadi aku bekerja sendiri gitu untuk biaya kuliah aku. Untuk kedepannya juga mungkin akan ada bayarannya, aku bisa membayarnya sendiri, begitu.
Tapi ini sebenarnya udah pertimbangan kamu dari lama kan?
Iya, mungkin kalau misalkan aku tidak nekat, aku tidak akan berada di sini gitu.
Apa yang kamu pikirkan dan apa sih perasaan kamu pas kamu memilih untuk kuliah sambil bekerja?
Pasti rasanya campur aduk ya. Pertama mungkin aku yang pengen S1 dan juga dengan gimana sih caranya aku biar bisa di titik yang bakal aku capai nanti. Nah, jadi aku memilih buat kerja sambil kuliah. Dan aku ambil part-time. Nah, pertama tuh sebenarnya aku tuh ada di shift gitu kan. Nah, tapi bos aku bilang kamu gak apa-apa deh masih (kerja) di sini part-time aja.
Tapi ini sih yang paling aku ingin tanya-tanyain. Pernah gak kamu berada di situasi ketika jadwal kuliah, kerja, UKM, sama mentoring PKKM ini bertabrakan?
Pertama mungkin mentoring ya, mentoring pasti aku sempet-sempetin buat dateng dan minta izin juga. Pasti bakal ada notulen juga kan jadi aku masih bisa liat apa nih pembahasan yang di mentoring tadi. Bakal aku simak juga tuh pas ada notulannya itu. Nah, terus kalau misalkan matkul (Mata Kuliah) pas tiba-tiba (harus) langsung ke kampus, aku masih bisa nih (dateng). Bos aku masih (mementingkan) yang pertama masih akademik, gapapa deh pulangnya kamu langsung kesini lagi. Jadi aku masih bisa me- manage waktu dengan baik. Intinya akademik pasti nomor satu. Karena aku cari uang untuk akademik
Pertanyaan selanjutnya nih ya Kak Jeje. Apakah pernah ada momen ketika kamu merasa ingin menyerah atau berhenti dari salah satu aktivitas tersebut?, Apa yang membuat kamu tetap melanjutkannya?
Oke, jadi pasti kalau misalkan menyerah, pasti iya. Capek juga, sebetulnya iya kan. Capek fisik, capek mental, dan jauh juga, bulat-balik. Nah, gimana sih biar aku tetap bertahan? Yang pertama yaitu pasti dengan cita-cita aku. Pokoknya tetap di situ. Gimana caranya aku bisa mencapai kembali ke posisi yang bakal aku capai nanti. Intinya, gak boleh nyerah sih Kalau misalkan mau berusaha, kita harus nekat. Kalau misalkan ga nekat gabakal berhasil dong. Kalau nyerah, yaudah jadi gini-gini aja.
Apa manfaat yang kamu rasakan dari bekerja sambil kuliah?
Yang pertama, pastinya aku bisa me- manage waktu sih. Soalnya kan dulu kayak ogah-ogahan kayak yaudah lah, nanti aja gitu.Sekarang mungkin manfaatnya jadi bisa manage waktu dengan baik gitu. Oh, hari ini jam segini mau gini, terus jam segini mau kerja ini. Terus tugas juga pasti aku kasih waktu kan. kalau menurut aku kasih waktu juga. Aku waktunya disini, disini, disini. Aku bisa kerja pasti waktu ini, ini, ini. Jadi, aku bisa belajar mandiri gitu. Aku bisa me-manage waktu dengan baik. Gitu.

Apa sih tujuan yang ingin kamu capai melalui pendidikan dan pekerjaan yang kamu jalani saat ini?
Yang aku capai yaitu pasti cita-cita aku. Cita-cita aku banyak ya. Yang pertama, beauty content creator. Dan MUA juga aku mau ya, mau banget. Dan jadi PR (Public Relation) juga aku mau. Jadi kayak semua hal tuh pengen aku coba. Pengen aku nekatin semuanya. Kayak, aduh coba deh satu-satu. Mana nih yang cocok? Terus, apa lagi ya? Kayaknya itu. Oke,
Berarti untuk pekerjaan ka Jeje cuma buat membiayai kuliah Ka Jeje aja ya berarti? dari pihak orang tua gak ada nambahin?
Pastinya ada sih, buat anak pasti ada.
Tapi ka Jeje ada saudara?
Aku ada saudara. Aku baik-baik saja.
Sekarang apa harapan Ka Jeje Untuk masa depan setelah menyelesaikan kuliah?
Harapannya aku masih bisa tetap Gak nyerah ya. Dan masih bisa bertahan. Dan bisa mencapai Tujuan yang saya tujuin.
Terus, untuk pelajar lain yang mungkin berada di kondisi yang sama Apa yang ingin Ka Jeje sampaikan Biar mereka juga tetap Semangat dan termotivasi sama Ka Jeje?
Kalian semua kalian jangan nyerah Tetap melakukan tujuan yang bakal kalian tujuin Jangan mudah menyerah. Kalian harus nekat kayak aku Kalau misalkan kalian mau nyapai tujuan yang bakal kalian capai.
Penulis: Alissa Oktaviana Hendri, Windy Agustin, Muhammad Syahrul Fadillah (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unsika Semester 1)



