Karawang, wartacana.com – Gagasan IKO NETWORK lahir dari mahasiswa baru Ilmu Komunikasi Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) sebagai upaya menghubungkan mahasiswa dengan alumni. Program yang dirancang melalui kegiatan Pengenalan Organisasi dalam Lingkup Komunikasi (PODLK) HIMAKOM ini diharapkan dapat menjadi wadah berbagi pengalaman, informasi magang dan pekerjaan, sekaligus membangun jaringan profesional yang berkelanjutan.
Kekhawatiran terhadap kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional setelah lulus mendorong lahirnya sebuah gagasan baru di lingkungan Ilmu Komunikasi Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA). Gagasan tersebut diwujudkan melalui IKO NETWORK, sebuah program berkelanjutan yang dirancang sebagai wadah untuk membangun jaringan antara mahasiswa dan alumni Ilmu Komunikasi UNSIKA. Program ini berada di bawah naungan Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) UNSIKA.
IKO NETWORK dirancang untuk membuka ruang bagi mahasiswa memperoleh wawasan, pengalaman, serta informasi mengenai dunia profesional melalui keterhubungan dengan para alumni. Gagasan IKO NETWORK mulai dirumuskan dalam kegiatan Pengenalan Organisasi Dalam Lingkup Komunikasi (PODLK) HIMAKOM. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru mendapatkan penugasan untuk merancang program kerja dari masing-masing divisi.
Ketertarikan terhadap program kerja Divisi Humas kemudian mendorong lahirnya pembahasan mengenai IKO NETWORK sebagai inovasi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Salah satu mahasiswa yang terlibat dalam perumusan gagasan tersebut adalah Rayisyah Rahmat, mahasiswa baru Ilmu Komunikasi UNSIKA angkatan 2026. Dalam desainnya, Rayisyah dipercaya sebagai Ketua Pelaksana IKO NETWORK. Bagi Rayisyah dan kelompoknya, gagasan tersebut berangkat dari keresahan mengenai bagaimana siswa dapat mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan perkuliahan.
Tidak hanya mengenai peluang kerja, mahasiswa juga membutuhkan keterampilan profesional dan gambaran nyata mengenai dunia kerja yang dapat diperoleh dari pengalaman orang-orang yang telah lebih dahulu melewatinya. Melalui IKO NETWORK, alumni diposisikan sebagai bagian penting dalam membangun akses dan jaringan mahasiswa profesional. Program ini diharapkan menjadi ruang untuk mempertemukan mahasiswa dengan alumni melalui kegiatan berbagi pengalaman, wawasan perkuliahan, organisasi, magang, hingga pengalaman memasuki dunia profesional.
Keberadaan jaringan tersebut berakhir tidak berhenti pada satu kegiatan. Hubungan mahasiswa dan alumni dirancang agar magang dapat terus berkembang sehingga informasi mengenai peluang, pekerjaan, maupun kesempatan profesional dapat lebih mudah diakses oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSIKA. Alumni juga diharapkan dapat kembali berperan sebagai bagian dari jaringan ketika mahasiswa yang terhubung nantinya memasuki dunia profesional.
IKO NETWORK, dengan demikian tidak hanya berfokus pada kegiatan berbagi informasi, tetapi juga pada pembangunan jaringan yang berkelanjutan. Mahasiswa mendapat kesempatan untuk belajar dari pengalaman alumni, sementara alumni memiliki ruang untuk tetap terhubung dengan lingkungan akademik dan mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSIKA. Ke depan, IKO NETWORK diharapkan dapat menjadi cikal bakal terbentuknya ekosistem jaringan alumni dan mahasiswa yang aktif serta berkelanjutan.
Melalui jaringan tersebut, mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSIKA diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap pengalaman, wawasan, serta kesempatan profesional sebagai bagian dari persiapan menuju dunia kerja. IKO NETWORK menjadi salah satu gagasan mahasiswa yang berusaha menghubungkan ruang akademik dengan dunia profesional melalui kekuatan jaringan alumni, sebuah langkah awal yang diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSIKA dari generasi ke generasi.

Tim wawancara dari program studi Ilmu Komunikasi: Cantika Khairani Putri Sungkar, Diva Aulia Ardiani, dan Ratu Kirana Mahadewi berkesempatan bertemu Rayisyah Rahmat selaku narasumber di kosnya saat libur. Berikut petikannya:
Q: Apa itu jaringan IKO NETWORK?
A: Wadah yang menghubungkan mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan alumni. Dengan program ini kita sebagai mahasiswa bisa mendapatkan informasi di bidang pekerjaan, magang, berbagi pengalaman, dan bisa membangun networking dengan alumni.
Q: Sebagai mahasiswa UNSIKA, bagaimana Anda dapat melahirkan ide tersebut? apakah dengan munculnya ide itu, berkaitan dengan masa lalu Anda selama menjadi mahasiswa UNSIKA?
A: Bukan dari masalalu, ide ini berawal dari kita sebagai mahasiswa baru mengikuti kegiatan yang dibuat oleh organisasi HIMAKOM yaitu PODLK melalui kegiatan tersebut kita diberi tugas membuat program kerja baru yang belum ada di HIMAKOM sesuai divisi dan kebetulan saya ditempatkan di divisi humas. Setelah berdiskusi saya mendapatkan ide menarik tentang IKO NETWORK dan teman-teman setuju mengenai ide tersebut. Sempat terpikirkan oleh saya bahwa alumni memiliki pengalaman dan hubungan yang bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa jadi daripada hubungan mahasiswa dan alumni terputus ketika lulus jadi saya buat Inovasi IKO NETWORK yang terus berputar.
Q: Apa korelasi inovasi ini dengan mahasiswa Ilmu Komunikasi?
A: Untuk korelasinya sangat besar karna mahasiswa bisa mendapatkan akses untuk belajar dari alumni jadi sebagai mahasiswa tidak hanya mempelajari banyak teori tetapi juga bisa mengetahui dunia profesional dari pengalaman para alumni.
Q: Bagaimana proses pengaplikasian IKO NETWORK itu sendiri secara terstruktur?
A: Dimulai dari humas luar yang menjadi fasilitator yang menghubungkan mahasiswa dan alumni dalam grup IKO NETWORK. Jika alumni ingin menyampaikan informasi ingin berbagi pengalaman, dll. Humas luar akan memberikan informasi ke humas dalam, lalu ke mahasiswa. Sebaliknya, jika mahasiswa membutuhkan narasumber, humas luar akan menjadi penghubung mahasiswa dan alumni.
Q: Apa potensi potensi inovasi ini untuk Ilmu Komunikasi UNSIKA? A: Saya berharap bahwa IKO NETWORK akan terus berjalan dan sebagai pelajar kita akan masuk ke dalam IKO NETWORK dan mendapatkan keuntungan dan setelah lulus kita bisa bergabung kembali ke IKO NETWORK dan membawa pengalaman serta hubungan untuk generasi berikutnya.
Q: Tantangan apa yang menghadapi IKO NETWORK, dan bagaimana cara Anda mengatasi tantangan tersebut?
A: Sulitnya menghubungi alumni karena alumni mempunyai kesibukan dan aktifitas masing-masing. Adanya oknum – oknum yang bisa menyebarkan informasi palsu. Tantangan terakhir, proker ini tidak berjalan dengan baik pada generasi berikutnya. Solusinya, kami akan berkomunikasi secara terstruktur, serta menindaklanjuti secara berkala dan meningkatkan kinerja.
Penulis: Diva Aulia Ardiani, Cantika Khairani Putri Sungkar, dan Ratu Kirana Mahadewi (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unsika Semester 1)





