Pengaruh Pola Tidur terhadap Akademik Mahasiswa, Ini Penjelasan Dinkes Karawang

Karawang, Wartacana – Pola tidur menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh mahasiswa. Kesibukan kuliah, tugas, organisasi, hingga aktivitas lainnya sering membuat mahasiswa tidur terlalu larut atau mengurangi waktu istirahat.
Kebiasaan tersebut tidak hanya menyebabkan rasa kantuk, tetapi juga dapat memengaruhi konsentrasi, memori, emosi, motivasi belajar, hingga kesehatan. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai pengaruh pola tidur terhadap aktivitas akademik mahasiswa, dilakukan wawancara bersama dr. Mala, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang.

Menurut Ibu Dokter, apa dampak paling besar dari pola tidur yang buruk terhadap prestasi akademik mahasiswa?

Kalau pola tidurnya tidak baik, tentu saja tidak hanya menyebabkan kita mengantuk pada pagi harinya. Ada bahaya yang lebih besar, yaitu dapat terjadi gangguan pada fungsi memori dan konsentrasi. Jadi, bukan hanya karena mengantuk saja kalau tidur kita tidak cukup, tetapi juga bisa mengganggu fungsi memori dan konsentrasi. Karena itu, pola tidur harus diperhatikan.

Mengapa kurang tidur bisa menyebabkan mahasiswa sulit berkonsentrasi dan daya ingatnya menurun saat kuliah?

Sebenarnya bukan hanya karena kurang tidur, tetapi pola tidur yang tidak baik juga berpengaruh. Saat tidur, otak bekerja untuk memindahkan materi dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang. Jadi, ketika tidur tidak maksimal, proses tersebut juga tidak berjalan dengan baik.
Misalnya mahasiswa belajar sampai jam 2 atau 3 pagi dan kemudian tidak mendapatkan tidur yang cukup. Materi yang sudah dipelajari bisa tidak tersimpan dengan baik. Karena itu, kalau akan menghadapi ujian sebaiknya jangan menggunakan sistem kebut semalam. Belajar tetap harus disertai dengan istirahat agar memori dapat tersimpan dengan baik.
Kurang tidur juga dapat memengaruhi emosi dan motivasi. Seseorang bisa menjadi lebih mudah cemas, sensitif, atau marah. Motivasi untuk belajar juga dapat menurun sehingga lebih sering menunda tugas atau bahkan banyak absen.

Kapan waktu tidur yang paling ideal untuk mahasiswa agar otaknya bisa bekerja maksimal pada keesokan harinya?

Untuk remaja dan mahasiswa, sebaiknya tidur sekitar 7 sampai 9 jam atau rata-rata 8 jam setiap hari. Sebaiknya jangan tidur terlalu malam dan kalau memungkinkan mulai tidur sekitar pukul 10 malam.
Tubuh memang membutuhkan waktu istirahat sesuai dengan kondisi biologisnya. Organ dan hormon tubuh juga membutuhkan waktu untuk beristirahat, sehingga aktivitas dan waktu tidur harus seimbang.

Menurut Ibu Dokter, mahasiswa semester berapa atau dari program studi apa yang paling rentan mengalami gangguan tidur akibat beban akademik?

Sebenarnya semua mahasiswa rentan. Mahasiswa semester 1 dan 2 misalnya, mengalami masa transisi dari SMA ke perkuliahan. Pola belajar dan kehidupan sosialnya berubah karena di perguruan tinggi mahasiswa dituntut lebih mandiri.
Kemudian mahasiswa semester pertengahan juga bisa menghadapi beban perkuliahan yang semakin berat. Mahasiswa semester akhir juga memiliki beban seperti skripsi, magang, atau kegiatan lainnya.
Apalagi mahasiswa yang aktif berorganisasi atau sambil bekerja. Jadi, semua kelompok mahasiswa sebenarnya rentan. Yang penting adalah bagaimana mahasiswa mengatur waktu agar waktu belajar dan waktu tidur tetap seimbang.

Dalam faktor lingkungan, apa saja yang paling sering mengganggu pola tidur mahasiswa?

Lingkungan fisik bisa berpengaruh, misalnya pencahayaan, suhu ruangan, kondisi tempat tinggal, atau lingkungan yang berisik. Lingkungan sosial juga bisa memengaruhi, misalnya mahasiswa yang terbiasa berkumpul dengan teman sampai malam.
Selain itu, kebiasaan menggunakan gadget juga perlu diperhatikan. Banyak mahasiswa melakukan berbagai aktivitas di tempat tidur, seperti makan, belajar, bermain handphone, atau bermain gim. Akhirnya karena merasa nyaman, waktu tidur menjadi semakin larut.

Bagaimana cara praktis yang dapat Ibu Dokter sarankan agar mahasiswa bisa menjaga pola tidur tetap sehat di tengah banyaknya tugas kuliah?

Kita harus mempunyai jadwal keseharian. Mulai dari bangun tidur, kuliah, mengerjakan tugas, bersosialisasi, sampai waktu tidur harus diatur.
Jadwal tersebut bisa dibuat untuk harian, mingguan, atau bulanan. Kalau ada tugas mendadak, bisa dimasukkan ke dalam jadwal dan disesuaikan. Setelah membuat rencana, harus dilaksanakan dan kemudian dievaluasi.
Kalau ternyata jadwal yang dibuat tidak berjalan, kita bisa melihat kembali bagian mana yang perlu diperbaiki. Jadi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi harus dilakukan.
Setiap orang juga memiliki kebutuhan dan kemampuan belajar yang berbeda. Karena itu, mahasiswa perlu menemukan pola belajar yang sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

Terakhir, kalau Ibu Dokter bisa memberikan satu pesan penting untuk seluruh mahasiswa di Indonesia terkait pola tidur dan akademik, apa yang ingin disampaikan?

Kepada para remaja dan mahasiswa, ayo kita bergerak bersama dan menerapkan perilaku hidup sehat untuk diri kita. Salah satunya adalah dengan mengatur pola tidur.
Pola tidur harus diperbaiki agar kesehatan tetap terjaga dan konsentrasi dalam belajar juga semakin baik. Kita berharap mahasiswa dapat menjadi generasi penerus yang unggul dan bermanfaat bagi orang lain.

Penulis: Alya Lailatul Akbar, Callista Putri Herdian, Syaifur Bahri Setiawan (Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSIKA Semester 1)

Kelas Semester Genap TA 2025-2026

Related Posts

Hoax di Kampus : Antara Fakta, Literasi, dan Tanggung Jawab

Karawang, Wartacana.com – Penyebaran berita hoaks di lingkungan kampus masih kerap terjadi di kalangan mahasiswa. Hal itu disampaikan Irfan Fadhilah, anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Resonan yang dikenal aktif menyuarakan…

Read more
PELANGGARAN LALU LINTAS DI KALANGAN REMAJA: POTRET KURANGNYA KESADARAN BERKENDARA DI ERA MODERN

Karawang, Wartacana.com — Pelanggaran lalu lintas di kalangan remaja masih menjadi persoalan yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak menggunakan helm, tidak memasang plat nomor, menggunakan knalpot brong, hingga tidak…

Read more

You Missed

KULIAH SAMBIL BEKERJA BUKAN HALANGAN UNTUK MENGEJAR CITA-CITA

Hoax di Kampus : Antara Fakta, Literasi, dan Tanggung Jawab

Hoax di Kampus : Antara Fakta, Literasi, dan Tanggung Jawab

PELANGGARAN LALU LINTAS DI KALANGAN REMAJA: POTRET KURANGNYA KESADARAN BERKENDARA DI ERA MODERN

Pengaruh Lingkungan Pertemanan Terhadap Gaya Hidup Mahasiswa: Antara Penyesuaian Diri dan Identitas

Pengaruh Lingkungan Pertemanan Terhadap Gaya Hidup Mahasiswa: Antara Penyesuaian Diri dan Identitas

Pengaruh Pola Tidur terhadap Akademik Mahasiswa, Ini Penjelasan Dinkes Karawang

Pengaruh Pola Tidur terhadap Akademik Mahasiswa, Ini Penjelasan Dinkes Karawang

Menepis Label Apatis: Mengurai Pola Kepedulian Sosial Generasi Muda di Era Digital

Menepis Label Apatis: Mengurai Pola Kepedulian Sosial Generasi Muda di  Era Digital